Tampilkan postingan dengan label Ulama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ulama. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Desember 2020

GURU MULIA SIMBAH KH MAKSUM LASEM




Berjalan Tanpa Henti, Menyeru Perlawanan Terhadap PKI
Salah satu pendiri utama Nadhlatul Ulama 1926 adalah Guru Mulia Simbah Kyai Haji Maksum Bin Ahmad Lasem, atau biasa kita sebut sebagai Mbah Maksum Lasem.
Beliau lahir pada
tahun 1870 dan wafat pada tahun 1972.
Berdasarkan nasab dari
ayahandanya, beliau merupakan
dzuriyah Kanjeng Nabi Muhammad SAW.
Dikenal sebagai pribadi yang jujur,
mengayomi dan senantiasa menjalin silaturahim, serta selalu menghormati tamu.
Ketika meletus pemberontakan PKI t
ahun 1965, ada salah satu anggota angkatan bersenjata yang berpihak pada pemberontak. Sehingga waktu itu menyebabkan pemerintahan Kota Lasem lumpuh total.
Mbah Maksum segera bergerak.
Beliau menyediakan pondok yang beliau asuh, Pondok Pesantren Al Hidayah menjadi pusat pemerintahan Kota Lasem.
Disulaplah kamar-kamar pondok
dengan pintu tertutup dan jendela terbuka dengan senjata otomatis menghadap keluar, sebagai kewaspadaan jika setiap saat mendapat serangan dari pemberontak. Sehingga dengan demikian, beliau adalah orang yang paling ditarget untuk dibunuh oleh PKI.
Pada waktu itu,
beliau sudah mencapai usia 97 tahun.
Ketika kondisi semakin tidak menentu,
beliau memaksa untuk ‘turun tangan’ langsung mengobarkan perang melawan PKI yang telah membunuh Ulama, Santri dan warga NU.
Dikisahkan, banyak santri yang berusaha mencegah beliau, mengingat usia beliau yang sudah mendekati satu abad, dan kondisinya tentu sudah tidak muda lagi.
Namun, beliau bersikeras, sehingga akhirnya beliau keluar dari Lasem dikawal oleh beberapa santri pilihan sebagai pengayuh becak secara bergantian.
Tak tanggung-tanggung, perjalanan
Ini beliau tempuh dalam waktu dua bulan.
Terus bergerak dari satu tempat ke tempat lain tanpa berhenti hingga menembus beberapa wilayah di Jawa Timur.
Alhamdulillah, beliau selalu dalam
lindungan Gusti Allah SWT. Hingga akhirnya pemberontakan ini berhasil dipadamkan, dan kondisi bisa dipulihkan seperti sedia kala.
Kecintaan beliau kepada NU
tertuang dalam maqolah beliau,
"JANGAN SEKALI-KALI MEMBENCI NU.. SIAPAPUN YANG MEMBENCI NU BERARTI MEMBENCI AKU..
KARENA NU ITU SAYA YANG MENDIRIKAN BERSAMA ULAMA-ULAMA LAINNYA”.
Beliau wafat di usia 102 tahun.
Banyak jiwa yang merasakan seperti langit akan runtuh.
Wafatnya beliau tidak bisa digantikan
Perannya oleh ulama manapun juga, sebagaimana wafatnya Syaikh Abdul Qodir
Al Jilani atau wafatnya Hadlrotussyaikh KH. Hasyim Asy’arie.
_Iʟᴀ ʜᴀᴅʟʀᴏᴛɪ ʀᴜʜɪ Sɪᴍʙᴀʜ KH. Mᴀᴋsᴜᴍ Lᴀsᴇᴍ ᴡᴀ ᴢᴀᴡᴊᴀᴛɪʜɪ ᴡᴀᴅᴢᴜʀʀɪʏᴀᴛɪʜɪ ᴡᴀ ꜰᴜʀɪ'ɪʜɪ ᴡᴀsɪʟsɪʟᴀᴛɪʜɪ ᴡᴀ ᴍᴜʜɪʙʙɪʜɪ sʏᴀɪᴜɴ ʟɪʟʟᴀʜᴜ ʟᴀɴᴀ ᴡᴀʟᴀʜᴜᴍ ᴀʟ ꜰᴀᴛɪʜᴀʜ..._
x

25 KATA-KATA MUTIARA GUS BAHA' YANG PENUH MAKNA DAN MENYEJUKKAN HATI


25 KATA-KATA MUTIARA GUS BAHA' YANG PENUH MAKNA DAN MENYEJUKKAN HATI

KH. Ahmad Bahauddin Nursalim atau biasa dikenal GUS BAHA' merupakan salah satu ulama muda yang populer di Indonesia. Beliau merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al Quran di Narukan, Kragan,Rembang, Jawa Tengah. Kyai yang lahir pada tahun 1970 ini terkenal di kalangan anak muda lantaran ceramahnya banyak ditemui di channel Youtube.


Gus Baha sejak kecil sudah mendapat ilmu dan hafalan Al-Quran dari ayahnya sendiri yaitu KH. Nursalim Al-Hafidz. Maka tidak heran apabila GUS BAHA' menjadi ahli tafsir Al-Quran. Sehingga beliau sangat diidolakan anak-anak muda atau yang biasa disebut kaum millennial.

Tidak hanya itu, metode ceramah nya yang menggunakan bahasa-bahasa sederhana dan menyejukkan hati menjadikan kyai yang murah senyum ini juga dikagumi semua kalangan.

GUS BAHA' merupakan salah satu santri kesayangan KH. Maemun Zubair di Rembang, Jawa Tengah. Pasalnya, Gus Baha menjadi salah satu ulama muda yang dikenal memiliki pengetahuan mendalam tentang Al-Quran.

Berikut ini kata-kata mutiara GUS BAHA' yang penuh makna:

1. Jangan pernah putus asa saat merasa dalam kesulitan, sebab Allah menyertakan kemudahan setelah kesulitan.

2. Cinta adalah sebuah perhatian kecil yang selalu hadir setiap saat.

3. Seberapa besar pengorbanan yang ia lakukan, maka dari situlah kita akan tahu betapa besar cintanya kepadamu.

4. Cinta ialah sebuah pupuk yang dapat menyuburkan segala rasa tandus pada hati.

5. ALLAH akan mengganti semua luka yang pernah engkau rasakan dengan kebahagiaan yang tak pernah terduga.

6. Terkadang, mungkin ALLAH membuat hamba-Nya merasa kecewa, namun percayalah Ia hanya ingin engkau kembali berharap hanya kepada-Nya.

7. Untuk menjadi yang terbaik. Kamu harus mempunyai mimpi yang besar serta semangat untuk mewujudkannya.

8. Sebuah langkah kecil merupakan sebuah awal yang begitu panjang.

9. Harapan dan keinginan ini seharusnya sejalan. Ya sejalan dengan betapa besar usaha yang kamu lakukan dalam mewujudkannya.

10. ALLAH tidak pernah ingkar pada hamba-Nya, meski sekecil biji Zarrah pun janji ALLAH selalu ditepati.

11. Saat kamu merasa tidak ada orang yang berada di pihakmu, tenanglah karena ALLAH selalu bersamamu.

12. Sering kali kita mengabaikan hal-hal kecil, padahal dari sanalah sesuatu yang besar lahir dan tumbuh.

13. Kebodohan itu merusak, tetapi merasa dirinya paling pintar lebih merusak.

14. Yang abadi adalah yang kita sedekahkan.

15. Jangan membenci orang yang sedang kafir saat ini, bisa saja suatu saat orang tersebutlah yang mensyafaati kamu. Tirulah Kanjeng Nabi MUHAMMAD SAW yang berdoa kepada ALLAH SWT untuk Sayyidina Umar Bin Khatab yang saat itu sedang kafir.

16. Sebesar apapun dosa seseorang, tidak ada yang berhak menghalangi rasa cinta hamba pada Tuhannya, meski cara yang digunakan untuk menunjukkan rasa cinta itu terasa aneh di mata kita.

17. Kalau malaikat datang dan memberitahu saya bahwa kelak saya akan masuk neraka selamanya, apakah saya akan berhenti menyembah Tuhan? Tidak. Saya akan terus menyembah Tuhan.

18. Sanad ilmu itu penting! Karena teks itu terbatas ruang dan waktu. Sekarang ini banyak aliran yang memahami hanya lewat teks. Ini bahaya, karena yang bisa menerjemahkan teks itu ahwal. Ahwal itu perilaku atau karakter. Nah itulah Sanad. Makannya ada pepatah: Man ta’allama wabila syaikhin fasyaikhuhu syaithan. Barang siapa belajar tanpa guru, maka gurunya adalah setan.

19. Untuk memperbaiki manusia itu butuh proses, tidak bisa langsung dihabisi. Jika tugas kenabian hanya untuk menghabisi keburukan, tentu bermitra dengan Izrail jauh lebih efektif ketimbang bermitra dengan Jibril.

20. Tak masalah saat ini kamu miskin. Bisa jadi itu alasan ALLAH kelak untuk membawamu ke surga-Nya.

21. Di akhirat, kenangan yang paling indah di dunia adalah, seberapa sering kita sujud kepada ALLAH SWT.

22. Dosa terbesar istri adalah Nggoblokno suami.

23. Salah satu kebiasaan buruk manusia ialah suka membawa-bawa nama ALLAH untuk kepentingan dirinya, seolah-olah apa yang ada dipikirannya selalu sesuai dengan yang dikehendaki oleh ALLAH.

24. Kita harus curiga dengan otak dan pikiran kita.

25. Cinta mungkin terkadang membuatmu rapuh, tetapi berterima kasihlah kepadanya, karena cinta darinya bisa membuatmu lebih kuat dari sebelumnya. 

Source:mdk/jen

kyaiku.id


Penggunaan Huruf Kapital

 Huruf Kapital menurut PUBI Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia 1. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama awal kalimat.       Misalnya:...